Sejak 1820, Perkumpulan Hwie Tiauw Ka menjadi rumah kebersamaan bagi masyarakat Hakka di Surabaya. Dari awal yang sederhana sebagai perkumpulan perantau, tujuan dan ikatan kami tetap kokoh diwariskan lintas generasi.
Linimasa Hwie Tiauw Ka Surabaya
2020
HUT ke-200 di Grand City Convex.
2015
Mengadakan Konferensi Pemuda Hakka Indonesia ke-2
2010
HUT ke-190 di Grand City Convex; Peresmian Gedung Serba Guna di Komplek Pertokoan Mangga Dua, Wonokromo; Program regenerasi diinisiasi untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan leluhur.
2005
Merayakan HUT ke-185 di Imperial Ballroom.
2003
Divisi Dharma Wanita HTK berdiri.
1998
Reformasi membawa semangat baru, Hwie Tiauw Ka kembali tampil di depan publik dengan berbagai acara budaya yang menarik.
1966 - 1998
Di masa Orde Baru, Perkumpulan hanya terbatas pada kegiatan internal saja.
1959
Penyesuaian dengan aturan pemerintah, penggunaan bahasa Indonesia diterapkan dalam dokumen organisasi.
1920
Resmi tercatat oleh pemerintah kolonial sebagai salah satu perkumpulan masyarakat Tionghoa.
1908
Pendirian gedung di Pecinan Surabaya sebagai pusat sembahyang leluhur sekaligus tempat berkumpul.
1820
Para perantau dari Guangdong, Tiongkok yang datang di Surabaya, membentuk Perkumpulan di Jalan Slompretan 58, dengan nama “VR. Kwie Tang Tjing Bing En Tiong Hie Tiong”, sekarang bernama “Perkumpulan Hwie Tiauw Ka”.